Focus & Scope
Sociohistory: Jurnal Sosial Budaya dan Sejarah berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian teoritis, dan analisis kritis yang mengeksplorasi irisan antara dinamika masyarakat, ekspresi kebudayaan, dan lintasan peristiwa masa lalu. Jurnal ini hadir sebagai wadah interdisipliner untuk memahami bagaimana struktur sosial dan nilai budaya dibentuk oleh sejarah, serta bagaimana sejarah terus memengaruhi realitas sosial-budaya kontemporer.
Untuk mengakomodasi keragaman pendekatan keilmuan, ruang lingkup (scope) jurnal ini mencakup, namun tidak terbatas pada, bidang-bidang berikut:
1. Kajian Sosiologi (Sociological Studies)
-
Sosiologi Sejarah: Analisis evolusi institusi sosial, sistem politik, dan struktur ekonomi dari masa ke masa.
-
Perubahan dan Dinamika Sosial: Kajian tentang transisi masyarakat, modernisasi, konflik sosial, dan gerakan sosial (social movements).
-
Struktur dan Stratifikasi Sosial: Interaksi antar kelompok masyarakat, kelas sosial, gender, dan pola relasi kekuasaan.
2. Kajian Budaya dan Antropologi (Cultural and Anthropological Studies)
-
Kajian Budaya (Cultural Studies): Analisis praktik budaya, identitas, gaya hidup, dan representasi budaya dalam masyarakat.
-
Kearifan Lokal dan Tradisi Lisan: Pelestarian, adaptasi, dan transformasi nilai-nilai lokal, mitos, cerita rakyat, serta adat istiadat.
-
Sosiologi dan Antropologi Seni: Makna sosial di balik karya seni, artefak, arsitektur, dan warisan budaya (cultural heritage).
-
Agama dan Kebudayaan: Hubungan antara sistem kepercayaan, ritual keagamaan, dan praktik sosial masyarakat.
3. Kajian Ilmu Sejarah (Historical Studies)
-
Sejarah Sosial dan Ekonomi: Kajian tentang kehidupan sehari-hari masyarakat masa lampau, demografi, dan pola penghidupan.
-
Sejarah Kebudayaan: Sejarah perkembangan pemikiran, kesenian, pendidikan, dan intelektualitas suatu peradaban.
-
Sejarah Lokal dan Regional: Penelusuran peristiwa sejarah yang berfokus pada wilayah, kota, atau komunitas tertentu dan dampaknya terhadap narasi sejarah yang lebih luas.
-
Historiografi: Kajian kritis terhadap metode penulisan sejarah, literatur sejarah, dan perkembangan pemikiran sejarawan.
4. Studi Interdisipliner (Interdisciplinary Studies)
-
Kajian-kajian lain yang menggunakan pendekatan multidisiplin (menggabungkan sosiologi, sejarah, antropologi, dan humaniora) untuk memecahkan persoalan sosial-budaya di masa lalu maupun masa kini.
Catatan Redaksi: Semua naskah yang dikirimkan harus menawarkan perspektif yang orisinal, didukung oleh metodologi yang ketat (baik kualitatif, kuantitatif, maupun metode sejarah/heuristik), serta memberikan kontribusi nyata terhadap literatur akademik di bidang sosial, budaya, dan sejarah.
