Plagiarism and AI Ethics Policy

Dewan Redaksi Al-Majid: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran menjunjung tinggi standar integritas akademik dan orisinalitas karya. Meskipun kami menyadari pesatnya perkembangan teknologi, kami mewajibkan seluruh penulis untuk memastikan bahwa naskah yang dikirimkan adalah murni karya orisinal, serta bebas dari fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.

Untuk menjaga kualitas literatur yang diterbitkan, jurnal ini memberlakukan batasan yang sangat ketat terhadap tingkat kemiripan teks (Similarity Index) dan penggunaan konten yang dihasilkan oleh Kecerdasan Buatan (AI-Generated Content).

1. Kebijakan Anti-Plagiarisme (Batas Maksimal 30%)

  • Seluruh naskah yang masuk akan melalui proses pemeriksaan kemiripan secara ketat menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiasi standar akademik (seperti Turnitin, iThenticate, atau Plagiarism Checker X).

  • Batas maksimal toleransi Similarity Index adalah 30% (pengecekan ini mengecualikan kutipan langsung yang ditulis dengan benar dan daftar pustaka).

  • Naskah yang menunjukkan indikasi plagiarisme melebihi ambang batas 30% akan langsung dikembalikan kepada penulis untuk direvisi, atau langsung ditolak (Desk Reject) oleh pihak Editor.

2. Kebijakan Penggunaan Kecerdasan Buatan / AI (Batas Maksimal 30%)

  • Jurnal Al-Majid mengakui bahwa Large Language Models (LLM) seperti ChatGPT, Gemini, atau Claude dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu penulisan (misalnya untuk memperbaiki tata bahasa, keterbacaan, atau struktur kalimat). Namun, AI sama sekali tidak boleh dicantumkan sebagai penulis utama maupun penulis pendamping (co-author).

  • Perangkat AI tidak boleh digunakan untuk menyusun porsi substansial atau inti dari naskah, seperti merumuskan latar belakang masalah, merancang metodologi penelitian, atau menginterpretasikan data dan hasil.

  • Kami menggunakan perangkat lunak Deteksi AI (seperti Turnitin AI Detection, ZeroGPT, atau GPTZero) untuk memindai setiap naskah yang masuk.

  • Batas maksimal toleransi untuk teks yang terdeteksi sebagai buatan AI adalah 30%. Penulis memikul akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas keakuratan, validitas, dan integritas seluruh isi naskah, terlepas dari alat bantu apa pun yang digunakan.

Sanksi Pelanggaran Integritas
Apabila di kemudian hari ditemukan bukti kuat adanya unsur kesengajaan dalam melakukan plagiarisme, fabrikasi data, atau penggunaan teks buatan AI yang disembunyikan setelah artikel diterbitkan, Dewan Redaksi berhak penuh untuk melakukan pencabutan artikel secara resmi (Article Retraction) dan menjatuhkan sanksi larangan publikasi (blacklist) kepada penulis yang bersangkutan.