Tradisi Basasanggan Sebagai Simbol Solidaritas, Kebersamaan dan Semangat Berbagi dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Desa Sungai Luang Hulu

Authors

  • Syahabuddin Nur Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai Author
  • Zam-Zam Rasyidi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai Author

Keywords:

Tradisi Basasanggan, Simbol Solidaritas, Sungai Luang Hulu

Abstract

Tradisi basasanggan merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat Desa Sungai Luang Hulu yang mencerminkan nilai solidaritas dan kebersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis pelaksanaan tradisi basasanggan, serta memahami makna dan filosofi yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa basasanggan tidak hanya berfungsi sebagai ritual sosial, tetapi juga sebagai mekanisme penguatan hubungan antarwarga. Proses pelaksanaan tradisi ini melibatkan sumbangan bahan makanan dari tamu kepada tuan rumah yang kemudian diolah dan dibagikan kembali. Hal ini menciptakan interaksi sosial yang positif dan memperkuat rasa kepedulian di antara anggota komunitas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk pelestarian tradisi basasanggan, sehingga tetap relevan di tengah perubahan zaman dan tantangan modernisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, Titien. “Membangun Manajemen Kearifan Lokal (Studi pada Kearifan Lokal Orang Banjar).” Jurnal Riset Inspirasi Manajemen Da Kewirausahaan 2, no. No. 2 (t.t.).

Apriati, Yuli, Alfisyah, dan Azkia Laila. Revitalisasi Folk Song ( Nyanyian Rakyat ) Sebagai Media Penanaman Nilai Dikalangan Masyarakat Banjar Kalimantan Selatan Media Dimana Nyanyian Dapat Disampaikan Dan Diperdengarkan Melalui Tehnologi Audio Maupun Video Maka Nyanyian Tradisional Yang Mengand. 9, no. 2 (t.t.).

Darlan, Saifullah, dan Ilham. “Punahnya Kearifan Lokal Budaya Membawa Sasanggan pada Acara Perkawinan Bagi Masyarakat Anjir Serapat.” Jurnal Anterior 2, no. 3 (2021).

Firdaus, Muhammad. “Tradisi Tahlilan pada Masyarakat Banjar.” Indonesian Journal of Islamic Jurispudence, Econnomic and Legal Theory 3, no. 1 (2025).

Fitriya, Ana, Yusuf Hidayat, dan Cucu Widaty. “Tradisi Basasanggan dalam Acara Perkawinan di Desa Pimping Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara.” Jurnal Tugas Akhir Mahaiswa Pendidikan Sosiologi 2, No. 1 (2022).

Hanafi, Arman, dan Muhammad Yasmin. “Upaya Memperkuat Hubungan Sosial dalam Kehidupan Bermasyarakat.” Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial 1, no. 2 (2023).

Helpastuti, Selfi Budi, Fitriani, Tati Haryati, Restu Widyo Sosongko, Irwanto, dan Emma Rumahlewang. Dasar-Dasar Penelitian Administrasi (Teknik dan Pendekatan Metodologis ). Widina, 2025.

Luluk Dwi Kumalasari. “Makna Solidaritas Sosial dalam Tradisi ( Studi pada Masyarakat desa Jombang).” 1 4 (2022): 85.

Madina, Laila. “Nilai-Nilai sosial pada Tradisi Mawarung di Kalimantan Selatan.” Pusat Publikasi S-1 Pendidikan IPS FKIP ULM 1 No.1 (2023).

Nasution, Abdullah Fattah. Metode Penelitian Kualitatif. CV. Harga Creative, 2023.

Nurhuda, Salastia Paramita, Nasichcah, dan Aisyah Karimah. “Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Sosial dalam Pandangan Islam.” Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni 1, No. 4 (2023).

Parhani, Imaduddin. “Perubahan Nilai Budaya Urang Banjar (dalam Perspektif Teori Troompenaar).” Al-Banjari 15, No. 1 (2016).

Prastyo, Redy Eko, Darsono Wisadirana, Achmad Imron Rozuli, dan Muhammad Lukman Hakim. “Social Capital’s on Indonesia’s Urban and Rural Areas.” Journal of Law and Sustainable 12, no. 1 (2024).

Rijali, Ahmad. “Analisis Data Kualitatif.” Jurnal al-hadrah 17, no. 33 (2018).

Rizqi, M. Amin. “Analisis Tentang Tradisi Bahilah pada Masyarakat Banjar Terhadap Orang yang Meninggal Dunia.” Indonesian Journal of Islamic Jurispudence, Econnomic and Legal Theory 3, no. 1 (2025).

Rofiq, Ainur. “Tradisi Slametan Jawa dalam Perspektif Pendidikan Islam.” At-Taqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam 15 No.2 (2019).

Zuraidah, Ken Izzah, dan Arief Sudrajat. “Fenomena Perubahan Tradisi Rebo Wekasan (Studi Kasus Masyarakat Suci, Gresik).” Al-Mada: Jurnal Agama Sosisal dan Budaya 5, no. 2 (2022).

Downloads

Published

2026-06-23

How to Cite

Tradisi Basasanggan Sebagai Simbol Solidaritas, Kebersamaan dan Semangat Berbagi dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Desa Sungai Luang Hulu. (2026). Jurnal Ilmiah Biopsikososial Dan Spiritual, 1(2), 89-97. https://jurnal.bimadvestama.com/index.php/biopsikososial/article/view/24

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.